Saturday, December 26, 2015

20

when things don't feel right
I can't wait to talk to you
when things do feel right
I know it's because of you

like a crumb of cookie
that fell into the fold in the page of my favourite book
and just stuck there
like that, your smile, that little piece of you
got stuck in my mind

days when we're together
just don't do justice
to the days we weren't
my body and my mind
crave your beautiful soul
I need yo more and more

Tuesday, December 8, 2015

Megamomo

Hari biasa
Yang melahirkan berkat luar biasa
Bersyukur atas kasih sayang keluargamu
Yang ada denganmu sampai titik ini
Dan bahkan selamanya
Aku harap akupun bisa begitu
Bisa melewati tiap taun pergantian umurmu

Kudoakan kebahagiaanmu
Kesejahteraanmu
Kesehatanmu
Dan juga kudoakan kita

Mungkin aku hanya bisa melakukan hal-hal ulangtaun klise
Mungkin ucapan dan harapanku juga
Namun kuharap kamu bisa seperti aku
Bersukacita atas hari ini

Selamat ulang tahun megamomo

Wednesday, November 18, 2015

Luka

Mungkin luka tak bisa sembuh secepat itu
Ia, kamu, dan aku semua terluka

Tak tahu
Apakah mencari untuk kesembuhan
Atau hanya mau diam

Yang tahu
Luka yang basah akan lama sembuh
Yang tahu
Mulai meragu akan kesembuhan

Apakah terlalu takut sehingga menipu?

Wednesday, November 11, 2015

19

aku menulis puisi tentang puisi
puisi tempat manusia bersembunyi
atau berkomunikasi

puisi tentang hidup, moral, cinta
yang cenderung kita suka
walaupun tak bisa memberi arti
manusia akan selalu mencari

semakin dalam mencari
semakin kita tidak mengerti
konsep-konsep abstrak
yang kita jadikan seni

semakin liar imajinasi
semakin tipis transparansi
sehingga puisi itu tertutupi
menantang untuk diberi arti

aku menulis puisi tentang puisi

Thursday, November 5, 2015

kelas

aku mengerti sepimu
tatapan bingungmu melihat kerumunan orang
mulutmu yang ingin berkata namun diam
kemandirianmu yang orang anggap aneh
aku mengerti

rambutmu yang tak pernah kamu atur
bajumu yang tidak modis
mengapa mereka  tak melihat jiwamu
begitupun aku
aku mengerti

rendah aku rasa diriku
bersama mereka yang anggap lebih tinggi darimu
ingin rasanya menyapamu
dan menjadi orang yang berbeda
aku mengerti

ingin kukatakan
"aku mengerti"

Tuesday, October 13, 2015

18

you are my favorite work of art

i want to enjoy you
every second of the day
i like all your colors
your lines
curved or edged
the contours of your face
the contrast in your eyes
all mesmerized me

in a room full of art i'd still stare at you


Thursday, September 24, 2015

17

takut akan kata-katamu
aku pun bersenda gurau
tau bahwa itu akan menjengkelkan
tapi tetap kulakukan
karena aku begitu kecil

lemah denganmu
lemah tanpamu

sepersekian detik hariku
ada angan tentangmu
yang tak kusampaikan
mungkin hanya angin
yang menyadari perubahan rautku
mungkin hanya ia
yang tau ku dalam senang atau dalam duka

aku dan kamu bagaikan bunga mati
dulunya indah memberi makna
namun sekarang hanya sisa organik
nasibnya hanya menjadi tanah
untuk apa kau siram lagi?

yang tak sempat tersampaikan pada 17 Maret 2015

kamu, aku, dan sunyi

sunyi bisa bercerita
kamu, aku, dan sunyi
ia bukan hadir sebagai takut
namun ia membuat kita mengerti

ada yang tak sempat tergambarkan oleh kata
ketika kita berdua
hanya aku yang bisa bertanya
mungkinkah kau tau jawabnya

aku takut hampa
kamu pun juga
padahal hanya di ruang hampa
jiwa kita dapat bertemu

malam jadi saksinya
kita berdua diantara kata
yang tak terucap
berharap waktu membawa keberanian
untuk datang membawa jawaban

dedaunan menari bersama angin
tangan tertaut
mata memandang langit
pikiran menunggu angka tiga puluh
namun aku bahagia

mungkinkah kita ada kesempatan
ucapkan janji takkan berpisah selamanya

berdua saja - payung teduh

Thursday, September 10, 2015

air punya cerita

air punya cerita
entah dari air di gelas kacamu
entah dari genangan air sekitar rumahmu
atau bahkan dari air sekitar archipelago Indonesia

air punya cerita
sejauh mana ia telah mengalir
apa yang ia saksikan dalam bisu
individu apa yang telah ia temui

air punya cerita
bagaimana ia menjadi pemuas dahaga
bagaimana ia menjadi tempat kehidupan
atau ia menjadi kaca bagi bintang diatas sana

air punya cerita
begitu juga air matamu




Wednesday, September 9, 2015

apakah kamu

apakah kamu mendengar ceritaku
hanya untuk menemukan namamu?

bagai langit dan bumi
yang tak pernah sealam

bagai hitam dan putih
yang tak pernah sewarna

apakah kamu melihat mataku
hanya untuk menemukan bayanganmu?

hanya kita
yang merasakannya

belajar melepaskan dirinya
walau setengahku bersamanya
kuyakin kita kan terbiasa
walau inti jiwa tak terima

apakah kamu ada untukku
hanya untuk menemukan tempatmu?

bagai air dan api
yang tak pernah senyawa

bagai timur dan barat
yang tak pernah searah

mulut ingin apa yang pikiran inginkan
jiwa ingin apa yang hati inginkan

hanya kita
yang merasakannya

belajar melepaskan dirinya
walau setengahku bersamanya
kuyakin kita kan terbiasa
walau inti jiwa tak terima

bising manusia yang perlahan sunyi
pagi pun datang kesini
sudah waktunya kamu pergi
semoga sendumu tertinggal disini

4.20 - Hitam dan Putih

Saturday, August 29, 2015

dari sana

malam demi malam terasa jauh
dalam diam ia merasa

menunggu kabar dari sana

dalam etika ia katakan ya
dalam hati? tiada yang tahu

terlalu baik atau bodoh, kata ibunya

resah, bimbang, sendiri

tak bisakah waktu ia curangi
agar harapannya menjadi pasti

sesal memakan dirinya sedikit demi sedikit
menyisakan tulang yang dingin

menunggu hangat dari sana

detik serasa hari
mengolok di depan matanya
tak kuat berlari ia pun berhenti

menunggu..

menunggu..

uluran tangan dari sana

Tuesday, August 11, 2015

sembunyi

tak sering kau terlintas
bisa dikata kau tamu yang tidak sopan
walau dulu ini rumahmu
tanpa mengetuk atau berbincang
kau hanya meninggalkan jejak

kau tentu tidak sengaja
hanya aku yang tersadar dan mencari
bukan sesal, bukan benci
hanya kau yang bodoh
hanya aku yang lelah

kalau ia bintang maka kau adalah bulan
keberadaanmu adalah keteraturanmu
walau tahu, walau sangka
aku masih terpana dengan purnamamu
sembunyi adalah bodohmu

namun aku, kau, dia tahu
cahaya sebenarnya datang dari bintang
kasarkah aku mengatakan itu ilusi
dalam ruang waktu ini aku mengerti
bahwa rasa ini harus pergi

biarkan aku lupa akan malam yang telah lalu
relakan aku terjebak dalam alam tanpa tarikan gravitasimu
malam ini kau terkenang
namun esok menanti memberi yang terbaik

aku mencintai melalui air mata

Tuesday, August 4, 2015

Days

hari-hari denganmu membuatku meragu hari-hari tanpamu
pikiran-pikiran kecil bagaikan percikan api
membuat aliran darah seakan melambat
mencuri kehangatan dan meninggalkan
kucoba tepikan pikiran itu dan ada di saat ini
menikmati momen denganmu dan melupakan momen tanpamu

apakah ini ragu atau hanya realistis?
tentu tak ada hal-hal konyol maupun serius yang dapat menahanmu
diriku sendiri pun kuanggap hal konyol saja
bukankah manusia tiap hari diuji?
dan jika aku lulus akankah kamu kembali?
aku rasa aku hanyalah anak TK yang diminta untuk dewasa
hari-hari denganmu membuatku meragu hari-hari tanpamu

Monday, July 20, 2015

aku ingin

aku mencintaimu bagai alam mencintai kita
aku ingin
menjadi jalan yang kau percaya takkan menjatuhkanmu
aku ingin
menjadi hujan yang bersatu dengan air matamu
aku ingin
menjadi udara segar diantara udara polusi kotamu
aku ingin
menjadi kabar baik yang membuatmu melompat kegirangan
aku ingin
jiwamu kaya dan umur panjang
aku ingin
mimpimu indah tanpa diriku di dalamnya
aku ingin
beresonansi dalam detak nadimu
aku mencintaimu bagai alam mencintai kita

Wednesday, July 15, 2015

16

hari demi hari
bagian demi bagian
mati perlahan dilahap memori
bisakah tubuh ini hilang?

bukan tentang benci
apalagi tentang cinta
hanya masalah intropeksi
dan keinginan untuk lupa

disaat yang tak terduga
saat duniaku di porosnya
datanglah turbulensi
dalam wujud dia, kamu

bukan masalah hidup
tidak dalam prioritas
hanya terinspirasi
untuk berkarya

datang dari kesedihan
datang dari kebaikan
yang menjalar
mengancam mengambil nafas

dibalik senyum itu
apa yang menunggu?


Friday, June 26, 2015

15

bukan mengenai "tidak pantas"
atau mengenai "terlalu baik"
namun nyatanya kau hanya ragu
itu hanya cara halus untuk berkata
"kau bukan untuk aku"

bukan begitu cara mencinta

entah apa yang salah pada cerita masa kini
apakah meminta simpati atau dipuji
maka aku pun diam
menatap 'lalu apa maumu?'

aku tak bisa mengajarkan tentang cinta
namun yang bisa diyakinkan
cinta memberikan yang terbaik
jadi jangan menipu dirimu
atau diriku

pergilah dan mencinta

Thursday, June 4, 2015

hal yang terlupakan

terdiam di sudut ruangan
tak ada yang menghiraukan
angin pun jarang menyapa
cahaya tak mau bermesra
Spinning, laughing, dancing to
Her favorite song
A little girl with nothing wrong
Is all alone
hening bibirnya tak berkutik
lurus pandangan matanya

andai kau bisa..
mendengar pikirannya
melihat dari matanya
Eyes wide open
Always hoping for the sun
And she'll sing her song to anyone
that comes along
dunianya penuh akan cinta
tak mudah untuk disadari
namun bisa dikunjungi

mungkin kau akan terjebak
hening bersama dia
melihat keajaiban dari kata
Fragile as a leaf in autumn
Just fallin' to the ground
Without a sound
yang terlupakan bukan tidak ada
hanya sekitarnya kurang peka
kau hanya perlu menunggu
maka akan tersadar dunianya..
tidak begitu bisu
Crooked little smile on her face
Tells a tale of grace
That's all her own
Lepaskan semua ikatan dunia
Dan jatuh cinta dengan matanya
Spinning, laughing, dancing to her favorite song
A little girl with nothing wrong
And she's all alone

Norah Jones-Seven Years

Sunday, May 24, 2015

tick tock

Penyesalan hanya sesuatu residu dari kemarahan
Pikiran menyadari hidup tak sebaik yang  diharapkan
Dimulai pencaharian hal-hal yang salah
Hal-hal yang seharusnya, sebaliknya terjadi

Bukan ingin mengulang masa lalu
Hanya ingin memperbaiki masa ini
Lelah, tanpa harapan
Buta akan masa depan maka beralih ke masa lalu

Bisa menyadari kesalahan ini?
Lebih baik mulai mempelajari
Bahwa waktu bisa dipercepat, diperlambat
Namun waktu tidak bisa kembali

Waktu bisa menyembuhkan luka
Waktu bisa membuka luka
Waktu bisa mendekatkan orang
Waktu bisa menjauhkan orang

Namun waktu tidak bisa menghapus ingatan
Waktu sendirilah fakta yang bisa aku dan kamu pegang
Waktu adalah sejarah yang tak pernah hilang
Dan aku, kamu sudah terjebak di dalamnya

Bagi dia teman di dunia maya, selamat membaca

Sunday, May 17, 2015

hanya tentang kopi

ia seorang kawan lama
ia tak banyak bicara
ia tak banyak aksi
namun efeknya luar biasa

ia ada di awal
ia ada di transisi
ia ada di akhir
apa arti dirimu itu?

dulu ia hanya adiksi
hanya pemuas keinginanku
sekarang ia saksi
akan semua kebahagiaanku

ia dewasa dalam sunyinya
membuat kekanakanku malu
fisiknya pahit
namun jasanya manis sekali
membuatku tersenyum

01:39

bercuap-cuap mulutmu berkata ini itu
meminta-minta tanganmu terarah kepadaku
disanakah sisi manusia itu?
meminta ingin dimanja, 
namun menolak untuk percaya

dasar pemikiran jaman sekarang
diancam baru melakukan hal yang benar
apa bedanya dengan binatang?
setidaknya mereka lama-lama terlatih
ego tinggi namun mau dibodohi

apa yang ingin kamu sampaikan?

Monday, May 11, 2015

habis manis sepah dibuang

bukan menuntun
atau pun dituntun
namun beriring

jiwamu tak akan puas
jika tak diberi makan
orang-orang diatas hanya tertawa
melihat kerakusanmu
minta. habis. buang

mudah sekali dibodohi
mudah sekali diberi umpan
mudah sekali diiming-imingi

ha ha ha ha tawa mereka
kamu dibawah hanya berpikir
"mereka tertawa denganku"
melainkan yang benar adalah
"mereka menertawakanmu"

manusia suka mengarang
agar kebusukan mereka menarik
kamu bukan membodohi
tapi dibodohi

jangan hanya mencari apresiasi penuh omong kosong

Saturday, April 25, 2015

14

Saya takut saya benci dia

Lelah saya membuka pintu rumah
Saya hanya mendengar kicau egonya
Saya hanya mendengar sindirannya
Dan hanya bisu dan menatapnya saya bisa

Dia kata hidup saya tak berbeban
Ah tau apa kamu, masih kecil
Dia kata dia yang paling dewasa
Menjaga hati padahal tak bisa

Dari dia saya jaga cerita saya
Namun kekasihnya yang terlalu cinta
Sehingga dianggap mati janji saya
Pilu hati meminta tanpa perbuatan nyata

Harta dia menjadi nafkah saya
Cinta dia menjadi rindu saya
Tak pernah saya ceritakan dia
Karena tak tau mau berkata apa

Kekasih dia adalah dunia saya
Tersayat hatinya maka tersayat hati saya
Tak sangka dan tak harap
Saya bisa benci dengan dia

Sunday, April 5, 2015

gila

sebenarnya, siapa yang gila?

mereka yang menghabiskan malam melihat bulan
atau mereka yang menghabiskan hari dalam kubikel
mereka yang menari dalam hujan
atau mereka yang gila jabatan
mereka yang tertawa tawa
atau mereka yang memupuk harta

mungkin, keduanya

tua dan muda
sama sama gila
hanya beda dalam cara

"Dan sekarang semua rasa sudah gila
Dan gila pun merasakan punya jiwa
Namun kau tak pernah juga bilang gila
Takkan pernah, takkan pernah hilang gila"
- SORE dalam lagunya sssst

Tuesday, March 31, 2015

13

"Mimpiku sempurna, tak seperti orang biasa. KarenaMu, tenang"

aku menemukan makna, dalam sedikit hati
memanggilku untuk tetap tinggal
bertahan sampai mati

penghiburan bagiku
penghiburan bagi mereka
kebutuhan bagiku
kebutuhan bagi mereka
betapa aku dan mereka begitu sama

inikah sandiwara?
atau memang kita saudara

mungkinkah ini koneksi tak berwaktu tak berdimensi?
atau hanyalah sekedar imajinasi

apakah kita satu?
atau aku hanya tertipu

-pikiran tanpa tujuan di 16 hari menuju kebebasan

Sunday, March 22, 2015

Matahari dan Toska: bagian 3

[Door Open]

Dalam ruang sunyi, Toska dan Matahari duduk, menatap dinding kosong. Setelah banyak senda gurau, banyak cerita, banyak emosi. Toska terdiam, Matahari pun terdiam.

"Udah 2 jam kita cuma ngomong ngalor ngidul. Sebenernya tujuan kita apa sih kesini?"

Hanya di ruang hampa ini, semua masalah tampak konyol. Yang ada hanyalah kita. aku. kamu. dibatasi dari dunia oleh dinding-dinding ini. Tak ada masa lalu, tak ada masa depan, hanya ada masa kini, seperti yang aku sukai. Kita berdua sama-sama menipu sendiri, menyangkal realita. Namun dalam penipuan ini, aku tau kamu merasa puas. Aku pun puas. Kepolosan yang tak bisa dibeli, yang akan hilang diluar dinding ini

"Inikah akhirnya?"
"Apa lagi yang bisa kita paksakan Toska?"

Dalam hatinya Matahari pun meragu, apakah yang keluar dari mulutnya adalah kata hatinya. Atau hanya pikirannya yang suka main aman. Toska hilang kemampuan bicara, ia tau apa yang sudah rusak tidak akan kembali. Bisakah Matahari menyinari harinya lagi? Apa sinar untuknya sudah mati, seperti nasib bintang yang lain?

Matahari lelah. Toska pun lelah
Lelah untuk memperjuangkan? basi. Lelah untuk mencoba? basi juga.
Hanya lelah ada untuk satu sama lain
Hanya lelah satu sama lain ada

"Aku minta maaf"
"Aku juga"







"Baik-baik ya. Tuhan berkati kamu"
[Door Close]

Thursday, March 19, 2015

sunyi

mengapa takut akan kesunyian anakku?
tutuplah matamu dan dengarlah
detak jantungmu
tarikan nafasmu
tutup matamu dan sadarilah
hangat tubuhmu
tiap helai rambutmu
karena disanalah kamu akan melihat
salah satu keajaiban dunia yang paling indah
bukan dari fisikmu
bukan dari ciptaan manusia
bukan dari alam bumi ini
namun dari sekedar keberadaanmu
manusia lahir dan mati sendiri, karena itu
mengapa takut akan kesunyian anakku?

Tuesday, March 17, 2015

takut terpaut

"menurut lu, cewek dan cowok bisa murni temenan gak? gak ada perasaan sama sekali?"
relakah kau melangkah
meninggalkan semua yang kita bangun
menapak jalan baru
tangan kosong kita berdua
menggengam satu sama lain

berani kah kau
menanggung beban ini
"hanya dua pilihan, antara putus atau nikah. serem gak sih bayangn itu?"
apakah hatimu memberi jaminan
hatiku tidak

"emang salah ya?"
"emang gue pernah salahin lu?"
dengan aku yang bimbang
masihkan engkau berharap?
dengan aku yang pengecut
masihkan engkau berani?

"yang kita punya sekarang terlalu berharga,
gue gak siap kalo ada resiko lu pergi"

karena lebih baik kita
diam di saat ini
dengan tangan saling terpaut
namun tak saling memiliki

daripada kita berdua memaksakan yang tak pasti
dan berakhir tak mengenal lagi

Friday, February 27, 2015

ia diam


sepi itu indah
diam itu langka

di dalam diam, ia berkomunikasi
hanya sedikit yang mengerti
namun mereka menjadi berarti

di dalam diam, ia melihat
ia menjadi saksi bisu
tidak menghakimi, namun memaklumi

ia punya potensi
untuk bersosialisasi
terkadang ia lelah, dan hanya ingin sendiri

orang banyak tak berhati
maka ia menutup diri
agar pikirannya bertahan rahasia

ia menikmati angin pagi
ia menikmati angin sore
ia menikmati melodi-melodi lagu
ia menikmati tumbuh-tumbuhan
ia menikmati mentari
ia menikmati indah dunia
namun tidak menikmati dirinya

Tuesday, February 10, 2015

menginap

di antara detak jantungmu, jantungku berdetak
dadamu naik dan turun, seirama dengan nafasku
tubuhmu meringkuh tubuhku
ibarat kita ini satu
berbagi kehangatan, berbagi perasaan
terlelaplah aku tanpa mimpi
karena mimpi itu sendiri ialah yang tertidur didepanku

tubuhmu yang bergerak sedikit
membangunkan tidurku
sinar matahari pagi terasa di ujung kaki
aku hanya tertawa dalam hati
melihat selimut dan ranjang yang hanya muat satu tubuh
namun kita adalah satu bukan?
hahaha.. gombal sekali aku

perlahan aku menggeser kepalaku
keluar dari rangkulannya
tak kenalkan waktu akan cinta?
perlahan aku bergerak
memakai bajuku lapis demi lapis
kukecup keningnya

"selamat bertemu"

Friday, January 30, 2015

cerita satu malam

dalam satu malam
aku bercerita
tentang akhir cerita cinta
dan kamu hanya tertawa
kamu yang menyadari kebodohanku
dan kamu yang lelah mengingatkan
hanya tertawa
melihat aku membuka mata

dan kita pun berbagi
tentang apa yang kita beri
dan apa yang kita minta
tentang apa yang terlarang
dan apa yang dilarang
tentang indahnya emosi
dan ngerinya masa depan

bisikan perlahan kita
takut membangunkan beruang tidur
aku yang terbawa emosi
kadang berbicara terlalu keras
dan kamu akan menyuruhku diam

ingin rasanya ku menutup pikiran
yang mengingatkanku terus akan rumah
ingin rasanya aku memanjangkan waktu
dan menjalani malam itu sampai aku jera

karena disaat aku berlari
dan menemukan kamu yang juga berlari
maka hanya satu di pikiranku
apakah kita menuju tempat yang sama?


Thursday, January 8, 2015

12

berlari lebih mudah dibanding berkonfrontasi
namun disaat yang sama
mau dimuntahkan kemana murka mu?

disaat ia hanya menatap kosong kata-kata mu
disaat jalan mu hanya diam tak memberi arah
mau kemana pergi mu?

disaat dunia meminta mu untuk sendiri
namun tetap menjaga kemanusiaan mu
mau diapakan rasa sepi ini?

karena menatap langit dan bernyanyi
lebih mudah daripada mencintai

karena mengurungkan harga diri
lebih mudah dibanding berjalan pergi

malam ini aku berduka
menyadari diriku yang hampir mati
menyadari bodohku yang tak lelah mencoba
sesak memenuhi dadaku
dan yang kucari adalah napasmu