Saya takut saya benci dia
Lelah saya membuka pintu rumah
Saya hanya mendengar kicau egonya
Saya hanya mendengar sindirannya
Dan hanya bisu dan menatapnya saya bisa
Dia kata hidup saya tak berbeban
Ah tau apa kamu, masih kecil
Dia kata dia yang paling dewasa
Menjaga hati padahal tak bisa
Dari dia saya jaga cerita saya
Namun kekasihnya yang terlalu cinta
Sehingga dianggap mati janji saya
Pilu hati meminta tanpa perbuatan nyata
Harta dia menjadi nafkah saya
Cinta dia menjadi rindu saya
Tak pernah saya ceritakan dia
Karena tak tau mau berkata apa
Kekasih dia adalah dunia saya
Tersayat hatinya maka tersayat hati saya
Tak sangka dan tak harap
Saya bisa benci dengan dia
No comments:
Post a Comment