"Mimpiku sempurna, tak seperti orang biasa. KarenaMu, tenang"
aku menemukan makna, dalam sedikit hati
memanggilku untuk tetap tinggal
bertahan sampai mati
penghiburan bagiku
penghiburan bagi mereka
kebutuhan bagiku
kebutuhan bagi mereka
betapa aku dan mereka begitu sama
inikah sandiwara?
atau memang kita saudara
mungkinkah ini koneksi tak berwaktu tak berdimensi?
atau hanyalah sekedar imajinasi
apakah kita satu?
atau aku hanya tertipu
-pikiran tanpa tujuan di 16 hari menuju kebebasan
No comments:
Post a Comment