Wednesday, January 29, 2014

7

Disaat kebahagiaan melewati batas yang diperbolehkan
Ditariklah ku kembali, untuk sadar kepada daratan
Disitulah logika dan sifat dasar manusia kembali ke permukaan
Kehabisan nafas, meminta udara namun tidak membuka pernapasan
Disaat yang ditakutkan menyerang balik menjadi yang menakutkan
Disaat resiko menjadi alasan
Serasa ditikam dari belakang, namun ku tak bisa merasa
Sehingga semua terasa hampa
Ingin ku tertawa akan semua ini, munafik dengan kata-kata
Tidak kah kau mengerti, apa yang ada di pikiran tidak selalu harus diungkapkan?
Tidak kah kau mengerti, setiap ucap kata datang dari dalam raga?
Bagaikan obat yang susah tertelan, mulut kering terasa pahit
Membuat mual pencernaan, ingin memuntahkan semua
Tapi setidaknya ku tahu apa yang pantas

No comments:

Post a Comment