Wednesday, January 29, 2014

7

Disaat kebahagiaan melewati batas yang diperbolehkan
Ditariklah ku kembali, untuk sadar kepada daratan
Disitulah logika dan sifat dasar manusia kembali ke permukaan
Kehabisan nafas, meminta udara namun tidak membuka pernapasan
Disaat yang ditakutkan menyerang balik menjadi yang menakutkan
Disaat resiko menjadi alasan
Serasa ditikam dari belakang, namun ku tak bisa merasa
Sehingga semua terasa hampa
Ingin ku tertawa akan semua ini, munafik dengan kata-kata
Tidak kah kau mengerti, apa yang ada di pikiran tidak selalu harus diungkapkan?
Tidak kah kau mengerti, setiap ucap kata datang dari dalam raga?
Bagaikan obat yang susah tertelan, mulut kering terasa pahit
Membuat mual pencernaan, ingin memuntahkan semua
Tapi setidaknya ku tahu apa yang pantas

Tuesday, January 14, 2014

1501

sebuah prinsip yang saya tanamkan dari dulu
bahwa semua yang saya terima harus rela saya lepaskan
dari detik pertama saya mendapatkan sesuatu
detik itu juga saya harus siap melepaskan

memberikan saya rasa keharusan untuk berjaga-jaga
tidak terlalu terikat akan hal-hal duniawi
memberikan saya kesadaran penuh akan resiko
menguatkan saya hingga saya tidak takut kehilangan

namun ketidakmampuan saya memasuki kepalamu
dan kamu yang berhasil menjerat akal saya
sehingga prinsip yang saya tanam amburadul
sehingga saya rela menelanjangkan pertahanan saya

semakin hari saya semakin takut
semakin hari rasa semakin besar
semakin lemah saya dibuatnya
semakin kuat kita dibentuk

kamu yang memberikan tempat saya belajar
kamu yang menyediakan tempat bagi saya untuk berkembang
kamu yang memberi saya rasa
kamu yang menjadikan cinta segalanya

selamat tanggal 15

Monday, January 13, 2014

disitulah Toska bertemu Matahari
dibawah gelapnya langit
sinar bulan yang setengah ditutup awan
bintang-bintang yang juga tidak membantu

disitulah Matahari melihat indahnya kegelapan
disitulah Toska merasakan kehangatan matahari

disitulah dua jiwa menjadi satu
dan terbagi dua menjadi belahan jiwanya

Rumput liar yang asal-asalan tumbuh, tanah keras yang tidak rata, langit gelap yang sombong oleh polusinya, namun awan masih mampu menampakkan kepeduliannya. Pemandangan yang luas, walau tidak sampai cakrawala namun membuat mereka berdua tertegun. Air danau yang mencerminkan lampu-lampu jalan dan sinar dari kota

Perkenalan mereka berdua selama 7 bulan sekarang terasa asing. Toska tidak mengenali Matahari, dan Matahari tidak berharap Toska mengenalnya, gerhana Matahari sudah terungkap dan dengan itu ia puas.

"padahal aku udah pengen ninggalin kamu, ngelepas kamu, lupain kamu kalo perlu"

Matahari tidak berharap sesuatu bertahan untuk waktu yang lama, ia tau kedatangan dan kepergian tidak dapat ditentukan oleh kita. Selama ini ia memang tidak pernah menarik ataupun mengulur, sekali itu berakhir, Matahari akan melepas. Main-main katanya, adalah istilah yang salah, namun memang benar selama ini Matahari bermain-main dengan perasaannya. Sesuatu yang terasa asli membuatnya takut dan malah menjauh

"Toska, aku pengen cerita, biar kamu bisa ngerti"

Toska menganggap ini pengejaran biasa, sama seperti sebelumnya. Kalau tidak dapat, relakan. Kalau membosankan, lepaskan. Di hidup ini ia hanya membutuhkan sosok yang memenuhi jiwanya, sosok dalam wujud wanita. Menggantikan ia, wanita yang sangat ia cintai, yang seharusnya tidak meninggalkannya di usia begitu dini.