"Manusia memang rumit dan paling senang merumitkan sesuatu"
Keluhan yang sama
Jawaban yang sama
Kebosanan yang sama
Nasihat teman yang lama lama sirna
Apa makna keterbukaan
Kalau dipengaruhi rasa bersalah
Kalau tidak diberi keyakinan
Salahkah?
Janji akan selalu diingat
Walau aku tak punya andil
Mulut yang terbuka sengaja
Mengatakan dia akan ada selamanya
Omong kosong
Kata katanya penuh omong kosong
Begitu juga rasanya akan hidup
Disaat kamu menyadari
Kepercayaanmu patut ditertawakan disini
Hanya layar bisu yang tak pernah lelah
Walau tidak membalas pertanyaan
Tapi memberikan sarana
Walau tidak bisa menikmati surya terbenam
Tapi dapat memberikan kenangan
Aku lelah menuntut
Bahkan menuntut apa sekarang hanya semu
Tujuanku bahagia
Tapi diri selalu berkata tak bisa
Jiwaku lelah
Ingin bersua denganmu
Namun juga takut tuntutan akan terpicu
Membawamu pergi tanpa sisa
Layaknya dulu lagi
Mengapa masih terikat dengan masa lalu
Ini hal hal sepele mungkin kata mereka
Tapi hal sepele ini bisa membawa gangguan jiwa
Sekarang siapa yang tidak tahu diri?
Maafkan bila dia menyakitimu demikian rupa
Dan aku hanya bisa membiarkan
Apa dayaku ikut campur
Namun penyesalan selalu tiba tak diinginkan
Sekarang kamu yang tersungkur
Jatuh dan tak tahu kapan bisa bangun
Kamu tidak menerima uluranku
Kamu hanya menginginkan dia
Sekarang lelahku makin menjadi
Bagai penyabut nyawa menghisap sari kehidupan
Bangsat.
No comments:
Post a Comment