Monday, September 26, 2011

don't cry, just say fuck and smile

apakah manusia begitu serakahnya sampai menginginkan milik orang lain
apakah manusia begitu egoisnya sampai berbagi pun tidak mau
apakah manusia begitu kejinya sampai mengambil yang bukan menjadi hak miliknya

apakah manusia begitu menggila gilakan harta yang dimiliki nya dan....yang tak dimilikinya
mengapa manusia sampai rela meminta kembali apa yang mereka sudah berikan karena alasan sederhana, karena manusia itu mulai gila harta
mengapa manusia tidak pernah puas? dimanakah rasa syukur mereka?
tidak bisakah manusia merelakan harta duniawi itu agar manusia lain dapat tertawa menikmati

masing masing dari kita diberikan satu ikan
tetap tinggal dengan ikanmu
dan jangan makan ikan yang bukan hakmu

don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.


aku adalah sekuntum bunga

diluar aku berdiri tegak
diluar aku berayun santai menikmati angin
diluar aku terkesan tidak terbeban apapun
diluar aku menyapa para lebah dan kupu-kupu


didalam aku mempertahankan warnaku agar tidak pudar
didalam aku menarik kuat mahkotaku yang rapuh akan angin
didalam aku berusaha sekuat tenaga menyerap titik titik air ke dalam diriku
didalam aku berusaha menyatukan seluruh organ organku
agar diriku tetap lengkap, agar diriku tidak  berbeda

diluar aku tampak menjalani hidup sepenuhnya 
didalam aku berusaha agar diriku tetap hidup dan tidak rapuh terjatuh dan pasrah akan angin

don't cry, just say fuck and smile.

don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.
don't cry, just say fuck and smile.

No comments:

Post a Comment