Thursday, March 31, 2011

itu

aku dulu menginginkan itu
aku berusaha tanpa lelah mengejar itu
aku tidak memikirkan resiko apapun demi itu
kuraih itu dengan semangat membara
tanpa menyerah, aku terus maju, pantang melihat kebelakang
demi itu
padahal dibalik semu usaha itu, itu sangat membahayakan
tak kusangka ada lubang besar di hadapanku
tapi aku tidak menyadarinya
aku tetap berjalan menuju lubang itu
tanpa menengok kebelakang ku kejar lubang itu
akhirnya ku terjatuh di lubang itu
di dasar lubang itu terdapatlah itu
aku senang aku terjatuh
aku tertawa
aku bahagia
aku puas.
tapi kusadari selama ini itu bukanlah yang kumau
aku dulu berpikir dengan itu aku mencapai kesempurnaan
mencapai kebahagiaan
mencapai kedamaian batin
tapi ternyata yang kucapai hanyalah ketidak sempunaan
lalu kusadari semua kesalahan itu
aku tak mau mengambil resiko besar itu hanya karena itu
jadi sedikit demi sedikit kulepaskan itu
akhirnya semua terlepas
aku jauh dari resiko itu
tapi ada satu yang datang
perasaan itu
tidak senang
tidak tertawa
tidak bahagia
tidak puas
sehingga aku menginginkan jatuh kedalam lubang itu dan kembali bertemu itu
aku rindu pada itu
aku rindu akan perasaan terpenuhi di tubuhku karena itu
akhirnya aku kembali dikejar kejar oleh itu
dan aku menyerah
aku menginginkan sekali itu
sangat sangat ingin
tapi aku masih trauma akan resiko itu
jadi terjadilah
dilema itu
datang dan pergi
datang dan pergi
datang lalu pergi, pergi lalu datang
kedatangan dan kepergian itu yang berulang kali
saat itu pergi aku sedih sekali, aku merasa putus asa
saat itu datang aku takut dan trauma akan resikonya
tapi sejujurnya kuingin itu selalu dari dulu
kuingin resiko itu hilang semua ditelan apapun itu
itulah rahasia gelapku

itu

No comments:

Post a Comment