kata-kata yang biasa terucap berjam-jam
sekarang tersisa diam
tentu kunikmati diam ini
namun aku lebih suka suaramu
diam itu emas
kata itu mutiara
kadang kata tak bisa menjelaskan
diam pun juga tak selalu menjelaskan
tak perlu kata-kata berlapis gula
hanya yang seperlunya saja
-bla bla bla
7 September 2016
dulu yang telah kulihat dengan jelas
sekarang menjadi kabur kembali
karena satu kalimat itu
menggores mata jiwa, tanpa rasa iba
kurasa kau benar
aku ini memang buta
dan akan selalu dibiarkan buta
tak perlu melawan
tak perlu mempertanyakan
apa yang kau suapkan
harus kutelan
entah apakah ini sebuah permainan
aku tak suka tebak-tebakan
tapi mungkin tak penting apa yang kusuka
apakah aku cuma menjalani peran?
20 menit sudah berlalu
air mata dan kulit sudah beradu
pikiran pun mulai ragu
hati pun menyusul pilu
ada lagu semua hal baik akan berakhir
kurasa ada benarnya juga
apakah itu hidup bila semua baik?
semoga di masa depan nanti
bagian-bagian kosong itu
dapat diisi oleh kamu
kalaupun tidak
syukurlah apabila ku dapat pengertian
namun untuk sekarang
ego ku ingin meraup semua
-tulisan di malam penuh tawa
10 September 2016 5:52 AM
No comments:
Post a Comment