Anomali Kuaci
sebuah pelarian sempurna
Monday, April 21, 2014
sepi
karena yang
hidup
sunyi
sedang yang
mati
berbunyi
karena yang
hidup
terkendali
berpasrah pada yang
mati
karena aku sang
hidup
yang memperhatikan detil
mempertanyakan sepi ini
menunggu nyala layar sang
mati
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment