disaat waktunya berhenti
waktuku masih tetap berjalan
pelan tapi pasti
disaat nafasnya terhenti
nafasku masih terhirup
lemah tapi ada
disaat matanya tertutup
mataku masih terbuka
melihat bobroknya dunia
berjalanlah dengan damai
bergabung di sisi-Nya
fisikmu sudah tiada
namun semangatmu masih terbakar
cintamu masih tersimpan
senyumanmu abadi
walaupun kau meninggalkan dunia
kau tidak pernah meninggalkan kami
kau begitu kuat dan tegas
kami hanya bisa berharap kuat tanpa dirimu
kami hanya bisa memohon penyertaan
kau yang dulu mengisi buku hidupku kini telah pergi
tidak akan ada lagi cerita baru
hanya cerita lama
yang akan kuhargai selamanya
opa, pergilah dengan damai dan sejahtera
Tuhan membutuhkan opa diatas sana
No comments:
Post a Comment