Friday, February 27, 2015

ia diam


sepi itu indah
diam itu langka

di dalam diam, ia berkomunikasi
hanya sedikit yang mengerti
namun mereka menjadi berarti

di dalam diam, ia melihat
ia menjadi saksi bisu
tidak menghakimi, namun memaklumi

ia punya potensi
untuk bersosialisasi
terkadang ia lelah, dan hanya ingin sendiri

orang banyak tak berhati
maka ia menutup diri
agar pikirannya bertahan rahasia

ia menikmati angin pagi
ia menikmati angin sore
ia menikmati melodi-melodi lagu
ia menikmati tumbuh-tumbuhan
ia menikmati mentari
ia menikmati indah dunia
namun tidak menikmati dirinya

Tuesday, February 10, 2015

menginap

di antara detak jantungmu, jantungku berdetak
dadamu naik dan turun, seirama dengan nafasku
tubuhmu meringkuh tubuhku
ibarat kita ini satu
berbagi kehangatan, berbagi perasaan
terlelaplah aku tanpa mimpi
karena mimpi itu sendiri ialah yang tertidur didepanku

tubuhmu yang bergerak sedikit
membangunkan tidurku
sinar matahari pagi terasa di ujung kaki
aku hanya tertawa dalam hati
melihat selimut dan ranjang yang hanya muat satu tubuh
namun kita adalah satu bukan?
hahaha.. gombal sekali aku

perlahan aku menggeser kepalaku
keluar dari rangkulannya
tak kenalkan waktu akan cinta?
perlahan aku bergerak
memakai bajuku lapis demi lapis
kukecup keningnya

"selamat bertemu"