dimana saat dituntutnya keteraturan
yang kau lihat hanyalah ketidakteraturan dengan keindahannya
prespektif dimana keteraturan sendirilah apa yang disebut teratur
dimana kehancuran sendirilah apa yang disebut kebangkitan
dimana saat dituntutnya keteraturan
berujung tertarik ke dua kubu
saling mempengaruhi, saling berteriak, saling menjilat
dan menyebabkan terombang ambingnya sebuah pikiran
fisik di kanan namun pikiran di kiri
dimana saat dituntutnya keteraturan
disitulah semua lebur menjadi satu
dan menjadi sebuah ketidakteraturan yang abstrak
jalan lurus pun bercabang
komitmen pun penuh keraguan
dimana saat dituntutnya keteraturan
terkadang pikiran melabu terlalu jauh
sehingga melupakan aspek manusiawi
dan menjadi apapun kau menjadi